| Tentang Cinta |
Bila bunga-bunga cinta mula mekar di hati, itu adalah petanda hati itu hidup. Siramilah ia hingga subur. Mematikan perasaan itu seolah-olah membunuh satu nyawa yang baru menghela nafas.
| |
|
|
20 Sept 2006 (buat dia yang pergi)
hari ini engkau pergi membawa derita yang membungkus minda emosi keseorangan tanpa saudara dan anak-anakmu
pernah engkau nyatakan pada suatu hari yang lewat tentang hasrat dan citamu perasaan yang tak mampu aku ladeni di persekitaran yang bukan milik kita
hari ini engkau pergi meninggalkan kekalahan cinta yang engkau pendam ke dalam kengerian bisik emosi tidak siapa bisa memahami melainkan dirimu
mungkinkah justeru keluarga menentukan nasib kita atau ketakutan yang membayang membunuh keberanian sehingga kita terpaksa memilih jalan berbeza?
engkau telah memilih jalan sengsara meski anak-anak dan keluarga mengelilingi lemas dalam rindumu tidak pernah ku bertanya. berdosakah aku?
hari ini engkau pergi tidak kembali lagi tiba-tiba duka meratap, air mata mau saja menitik terasa waktu teramat cepat berlalu dan aku terasa sungguh kosong meski dunia seluas ini
apapun yang berlaku engkau pergi tanpa seorang di sisi mereka menyisih di saat engkau terbaring dalam gelumang psiko membayang-bayang alam fantasi hukuman dunia dan manusia prejudis
engkau pergi sendirian selepas kekalahan cukup berusia melupakan cita dan hasratmu
akhirnya aku harus bertanya mengapa kita ditakdirkan terpisah sedang hati terasa bertaut
tamat riwayatmu membara rinduku menemani malammu dengan jutaan doa.
22 Sept 2006
| |
~ ~ ~ ~ ~
~ Puisi cinta ini diterbangkan khas untuk Layla ku. ~
©
HBI Health & Homoeopathy Centre