PUISI CINTA ANAuntuk pencari sakinah

Bersama puisi menarik CINTA SEMUSIM

Laman Nurani VII, Dataran Bitara

Sumbangan hebat Konsultan HBI. Ingin beri pandangan, sila hantar kepada Dr. HBI

Malaysia Alternative (Sastera) Cyber Library

Be Positive - SIKAP ANDA adalah ANDA.

~~~~~~~~~~~~~

Menanti Suatu Ledakan Sejarah

Subuh ini fikiranku

kembali matang

seram sejuk sedikit berkurang

semangat mula bangkit

justeru pasrahku sekian malam

tanpa henti

mengadap sujud kepada Ilahi

memohon sakinah

atas deruan angin cinta

yang menggelapkan

pemikiran dan

rohaniku

 

Kendatipun

apa saja yang kurasa masih tawar

dan pahit

liur hanya bisa ditelan

bila sms mu

mengunjungi talian

 

Persoalan dan kebingungan

terus berlegar dan bertalu

menuruti langkahku

mengasak benak

mengocak emosi

membuat ketenangan singgah

hanya seketika

dan memaksa aku

terus bangkit

istiqamah

sujud

di malam sunyi

 

Kendatipun

aku terus menanti

suatu ledakan sejarah

memutarkan jarumnya

dengan izin

Yang Maha Perkasa.

 

Anonymous

B Trendak

13 Dis 2005

 

~ ~ ~ ~ ~

Apabila cinta itu berlebihan ia tidak memberikan seseorang sebarang nilai ataupun kemuliaan.

Euripides (484 BC - 406 BC), Medea, 431 B.C.

 

Tidak ada penawar untuk cinta melainkan dengan menambahkan perasaan cinta itu.

Henry David Thoreau (1817 - 1862), Journal, July 25, 1839

~ ~ ~ ~

Dalam Titisan Sakinah

Hari ini aku menghirup

untaian kejernihan

dari kecamuk rindu

yang bertubi-tubi

mendesak saban waktu

 

Aku kembali kepada rasional

mencari bumi di mana aku berdiri

sekadar mengucap syukur

engkau mendapat

apa yang dinantikan

untuk sekian lama

 

Aku bebas dari prejudis

kukuh pasrah dalam dakapan

malam sunyi

haus hanya

pada titisan sakinah

ihsan Rabbi

 

 

Anonymous

B Trendak

14 Dis 2005

(selepas mengetahui..... )

© Mohamed Hatta Abu Bakar, HMD